Friday, July 22, 2016

Kondisi Sosial Ekonomi

Masyarakat Bumi Anyar tergolong perekonomian menengah kebawah, dikarenakan penduduk Desa Bumi Anyar memiliki kehidupan sosial dan ekonomi yang sangat bergantung pada hasil petani, peternak, dan pelaut. Untuk masyarakat Dusun Prengkenek, Tangkat dan Nangger bermata pencaharian sebagai seorang petani buah (melon dan semangka), mereka memiliki penghasilan tiap harinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dengan bertani tersebut. Adapun dari hasil bertani tersebut langsung dikirim ke kota Malang. Mereka menjual hasil bertani tersebut melalui pemasok yang sudah ada untuk distribusi buah tersebut. Selain itu, masyarakat daerah lobuk bermata pencaharian sebagai nelayan. Adapun hasil tangkapan yang didapat tersebut langsung dijual sendiri ke pasar.  Di Desa Bumi Anyar juga terdapat usaha mebel dan gudang kayu. Para lansia di Desa Bumi Anyar tidak bekerja, biaya hidup mereka ditanggung oleh anak mereka.Di sisi lain mata pencaharian petani dan nelayan, masyarakat juga memiliki penghasilan ekonomi dari perantauan. Hampir setiap kepala keluarga memiliki anggota keluarga yang merantau. meski merantau tidak mudah dilakukan, namun keinginan itu karena hanya ingin untuk memiliki tambahan penghasilan dan meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik lagi sebagai motivasi besar bagi kebanyakan masyarakat.

Menurut data pekerja imigran disini sangat banyak, hampir 40% masyarakat Bumi Anyar mernatau ke luar negeri seperti Arab Saudi, dan Malaysia. Mereka memperoleh hasil yang cukup banyak ketika sudah bekerja di luar negeri, sehingga bisa membeli lahan pertanian yang luas dan memenuhi kebutuhan pokok lainnya.

Pendidikan

Sampai dengan Tahun 2008, di Wilayah Kecamatan Tanjung Bumi terdapat 37 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dengan jumlah murid sebanyak 7.100 anak didik dan 414 tenaga guru atau dengan rasio murid terhadap guru sebesar 17 murid/guru. Disamping itu terdapat pula 2 Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMTP) Negeri, dan sebuah Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri.




Thursday, July 21, 2016

Sejarah Bumi Anyar




Desa Bumi Anyar merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Desa Bumi Anyar terletak di Tepi Hutan namun semenjak bertambahnya tahun sedikit demi sedikit mulai dilakukan pembukaan lahan dan dijadikan sebagai tempat tinggal. Semakin lama dan semakin banyak penduduk yang menempatinya, kemudian juga sempat dikenal sebagai Tanjung Bumi bagian Timur. Akibat penduduk yang semakin bertambah menghuni dan menempati kawasan tersebut, desa Tanjung Bumi terbelah menjadi dua wilayah, yaitu menjadi Tanjung Bumi dan Tanjung Bumi Anyar. Oleh orang setempat Tanjung Bumi Anyar di singkat menjadi  Bumi Anyar. Setelah itu masuklah pemerintahan Belanda di Indonesia, terutama kawasan Madura.