Kondisi Sosial Ekonomi

Masyarakat Bumi Anyar tergolong perekonomian menengah kebawah, dikarenakan penduduk Desa Bumi Anyar memiliki kehidupan sosial dan ekonomi yang sangat bergantung pada hasil petani, peternak, dan pelaut. Untuk masyarakat Dusun Prengkenek, Tangkat dan Nangger bermata pencaharian sebagai seorang petani buah (melon dan semangka), mereka memiliki penghasilan tiap harinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dengan bertani tersebut. Adapun dari hasil bertani tersebut langsung dikirim ke kota Malang. Mereka menjual hasil bertani tersebut melalui pemasok yang sudah ada untuk distribusi buah tersebut. Selain itu, masyarakat daerah lobuk bermata pencaharian sebagai nelayan. Adapun hasil tangkapan yang didapat tersebut langsung dijual sendiri ke pasar.  Di Desa Bumi Anyar juga terdapat usaha mebel dan gudang kayu. Para lansia di Desa Bumi Anyar tidak bekerja, biaya hidup mereka ditanggung oleh anak mereka.Di sisi lain mata pencaharian petani dan nelayan, masyarakat juga memiliki penghasilan ekonomi dari perantauan. Hampir setiap kepala keluarga memiliki anggota keluarga yang merantau. meski merantau tidak mudah dilakukan, namun keinginan itu karena hanya ingin untuk memiliki tambahan penghasilan dan meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik lagi sebagai motivasi besar bagi kebanyakan masyarakat.

Menurut data pekerja imigran disini sangat banyak, hampir 40% masyarakat Bumi Anyar mernatau ke luar negeri seperti Arab Saudi, dan Malaysia. Mereka memperoleh hasil yang cukup banyak ketika sudah bekerja di luar negeri, sehingga bisa membeli lahan pertanian yang luas dan memenuhi kebutuhan pokok lainnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »