KEGIATAN BELAJAR DAN MENGAJAR


Kegiatan Belajar dan Mengajar

Program Kerja Tambahan KKN Kelompok 56 UTM difokuskan pada bidang pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu potensi penting dalam suatu wilayah, maju tidaknya suatu wilayah dapat dilihat dari kemajuan pendidikan yang ada di daerah tersebut. Kelompok 56 KKN UTM 2018 memilih program pendidikan sebagai proker tambahan sebagai bentuk usaha dalam membantu mengembangkan potensi Desa Bumi Anyar dalam sektor pendidikan, selain itu juga sebagai wadah para anggota kelompok KKN dalam menyalurkan ilmu pengetahuan yang telah didapat. Mengingat mayoritas anggota kelompok KKN 56 UTM berasal dari fakultas pendidikan.

Lembaga yang menjadi sasaran kegiatan program kegiatan tambahan KKN 56 adalah SDN Bumi Anyar 1, SDN Bumi Anyar 2 dan Surau Bujuk Biluk. Kedua sekolah ini merupakan sekolah tingkat dasar yang terdapat desa Bumi Anyar kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan. SDN Bumi Anyar 1 memiliki jumlah siswa sebanyak 184 siswa, 9 Tenaga pendidik dan memiliki kapasitas serta fasilitas yang cukup layak namun belum sepenuhnya memadahi untuk pembelajaran. Sedangkan di SDN Bumi Anyar terdapat 204 siswa dengan tenaga pendidik 10 orang, dengan fasilititas sekolah yang cukup layak serta kapasitas pengelolahan yang cukup memadahi. Surau Bujuk Biluk adalah sebuah mushollah dengan jamaah anak – anak yang setiap ba’da maghrib mengadakan sema’an mengaji rutin, terdapat 5orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan.

Pelaksanaan program pendidikan di SDN Bumi Anyar 1 dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu dalam setiap pekan. Sedangkan di SDN Bumi Anyar 2 dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis. Dimeriahkan  dengan kegiatan belajar bersama setiap hari Jumat bada Sholat Jumat di Posko KKN 56 UTM.

Kegiatan belajar mengajar di Surau Bujuk Biluk Dilaksanakan pada setiap hari kecuali hari Kamis, mengingat pada hari tersebut warga melaksanakan kegiatan yasinan rutin. Surau Surau kecil di Bumi Anyar adalah tradisi keagamaan yang perlu dilstarikan karena di sana banyak terdapat pembelajaran hidup yang akan di dapatkan. Terjalinnya tali sillaturahim dan persaudaraan, adik – adik belajar untuk berani mengumandangkan adzan dan menjadi Imam Sholat, karena sebuah keniscayaan apabila suatu saat nanti merekalah yang akan meneruskan jejak langkah dan perguliran kisah negeri ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »