Saturday, July 27, 2019

Singkat Namun Melekat Dalam Ingatan

       Terhitung sudah 25 hari kami kelompok KKN 10 UTM tinggal dan berbaur dengan masyarakat di Desa Bumi Anyar. Banyak hal yang telah kami lalui, baik dalam suka maupun duka, semua kami hadapi bersama. Dari awal mula program KKN ini berjalan, kami masih berusaha saling mengenal satu sama lain. Saat akhir dari program KKN ini hanya tinggal hitungan jam, tak terasa lubuk hati sudah saling menganggap layaknya keluarga. Tak hanya antar anggota kelompok KKN 10 UTM saja, tapi dengan seluruh orang-orang yang sudah ikut andil berpartisipasi dalam berjalannya program KKN 10 UTM. Ingin rasanya kami tinggal sedikit lebih lama di desa sejuk nan indah ini, namun apa daya, waktu telah menuntut kami untuk meninggalkan desa Bumi Anyar tercinta ini.
 

      Banyak hal yang telah kami dapatkan di sana, pengetahuan, pengalaman, persaudaraan, dan banyak lagi yang tak dapat kami sebutkan satu persatu. Namun sayangnya hanya sedikit yang dapat kami berikan untuk desa ini. Banyak hal yang tak dapat kami lupakan selama bermasyarakat di desa Bumi Anyar. Sambutan hangat warganya, sopan santun muda mudinya, keindahan alam sekitarnya, serta keluarga & teman baru yang kami dapatkan selama membaur di sana. Semua itu akan selalu melekat dalam memori ingatan kami.
 

       Setelah sekian waktu yang kami habiskan di desa Bumi Anyar, tibalah kami di penghujung waktu yang mengharuskan kami meninggalkan desa di pesisir perbatasan ini. Kami pun menyusun acara perpisahan untuk sekaligus berpamitan dengan teman-teman di desa Bumi Anyar. Acara yang sederhana, namun semoga mendapatkan restu dan ridho dari Allah SWT. Sehingga apa yang telah kami dapatkan dan berikan di desa Bumi Anyar bisa mendapat berkah dan rahmat-Nya.
 

       Tak akan sedikit waktu yang dihabiskan jika harus menceritakan semua hal yang telah kami rasakan selama menjalankan program KKN di desa Bumi Anyar. Rasa sukur dan terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada Tuhan yang maha esa, yang telah menakdirkan kami untuk mengabdi di desa Bumi Anyar ini dan mampu menyelesaikan tugas kami di sana dengan lancar tanpa kendala. Serta terima kasih banyak pula kepada seluruh masyarakat desa Bumi Anyar, khususnya mereka yang telah ikut andil dalam terlaksananya program kerja yang kami susun. Semoga kami pun tak akan begitu saja hilang dari memori ingatan mereka. Maju terus desa Bumi Anyar, semoga berkah dan rahmat terus tercurah limpah padamu. Dari kami kelompok KKN 10 UTM untuk desa Bumi Anyar tercinta.
 
 
 
 
 
Penulis : AB (PokemonAir)

Monday, July 22, 2019

Pembelajaran Dasar Ilmu Komputer

          Salah satu lembaga pendidikan yang menjadi tempat kami menjalankan program kerja yang telah kami susun adalah SMP Negeri 2 Tanjung Bumi. Salah satu sekolah tingkat menengah yang ada di Kecamatan Tanjung Bumi ini terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Bangkalan dengan Kabupaten Sampang. Lokasi yang terletak di daerah perbatasan tersebut, menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sekolah tersebut tidak memiliki cukup banyak murid pendaftar di setiap tahun nya. Selain juga karena faktor-faktor lain seperti cukup banyaknya lembaga-lembaga pendidikan swasta yang memecah pilihan siswa siswi desa Bumi Anyar dalam menentukan sekolah lanjutan mereka pasca lulus dari sekolah dasar.
 

       Melihat kondisi tersebut, pemerintah tidak semerta-merta mengabaikan sekolah perbatasan ini. Pemerintah cukup baik dalam memfasilitasi segala kebutuhan akademik yang diperlukan para murid sekolah menengah pertama ini. Mulai dari gedung yang mendapatkan biaya perawatan yang rutin setiap tahunnya, media pembelajaran yang cukup memadai, dan juga unti computer yang cukup lengkap dan berkwalitas tinggi untuk menyetarakan ujian kelulusan akhir yang belakangan ini hampir seluruh sekolah di Indonesia sudah melaksanakannya dalam berntuk berbasis komputer.
          Setelah berkomunikasi dengan para guru dan murid, kami akhirnya tahu bahwa beberapa fasilitas yang telah pemerintah sediakan tidak berfungsi dengan baik seperti yang seharusnya. Terutama di penggunaan unit komputer sebagai media pembelajaran yang masih sangat minim. Kurangnya minat siswa siswi untuk belajar lebih dalam lagi mengenai pengetahuan komputer juga tak lepas dari kurangnya inisiasi dari pihak dewan guru untuk mengajak para siswa agar lebih berminat untuk mempelajari pengetahuan komputer.


         Memanfaatkan antusiasme yang tinggi dari para siswa terhadap kedatangan kami, terpikirkan sebuah ide untuk memberikan beberapa pengetahuan dasar tentang ilmu komputer yang kami pikir cukup penting sebagai pondasi awal para siswa untuk melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Kami pun beberapa kali mencoba menawarkan pembelajaran dasar ilmu komputer kepada para siswa, terutama kelas 8 & kelas 9. Dan ternyata sekali lagi kami mendapatkan respon yang cukup positif dari para pelajar sekolah menengah pertama ini. Para siswa sangat antusias dan tertarik dengan pembelajaran yang kami berikan, dan kami pun merasa senang karena apa yang ingin kami berikan ternyata diterima cukup baik oleh para siswa siswi harapan bangsa tersebut.
 
 
 
 
 
Penulis : AB (PokemonAir)

Sosialisasi Produk Unggulan Desa

      Desa Bumi Anyar dengan berbagai hasil pertaniannya, memiliki potensi yang cukup tinggi untuk menjadi surga penghasil bahan pangan yang besar di Kabupaten Bangkalan atau bahkan di Pulau Madura. Pemerintah Kabupaten Bangkalan pun menyadari hal tersebut, dan kemudian memfasilitasi para petani di Desa Bumi Anyar supaya bertani tidak sekedar bertani, tetapi dapat menjadi lahan penghasilan yang cukup besar, dan hasilnya cukup luar biasa dengan level pertanian di Desa Bumi Anyar yang saat ini bisa dibilang sudah berada di level yang cukup maju.

      Melihat produk hasil pertanian yang sudah cukup bagus, seolah tak ada lagi yang perlu kami upayakan untuk meningkatkan kualitas desa dalam aspek produk unggulan desa. Tapi nyatanya masih cukup banyak potensi produk pertanian yang bisa kami gali dan kami angkat ke permukaan untuk lagi dan lagi meningkatkan kwalitas produk hasil pertanian di Deas Bumi Anyar ini.


      Beberapa yang kami coba sosialisasikan kepada masyarakat di setiap dusun di desa Bumi Anyar adalah cara pengolahan labu kuning menjadi pudding serta cara mengolah buah asam menjadi minuman sirup. Adapun petunjuk pembuatan 2 produk tersebut adalah sebagai berikut.


                                                        Puding Instan Labu Kuning
Alat:
1.    Timbangan digital
2.    oven
3.    Blander
4.    Pisau
5.    Baskom
6.    Saringan
7.    Sendok
Bahan :
1.    Labu kuning
2.    Gula pasir
3.    Karagenan
4.    Susu bubuk
5.    Maizena
6.    Air

Cara pembuatan
a.    Tepung labu kuning
1.    Megecilkan ukuran labu kuning dengan menggunakan blander (menghaluskan)
2.    Menyaring untukmemisahkan ampaslabu kuning dengan air
3.    Mengeringkan ampas dengan mengguakan metode manual ataupun menggunakan alat. Jika manual maka ampas cukup dijemur dibawah sinar matahari (kurah lebih 3-5 hari. Sedangkan untuk skala industry menengah ataupun besar maka menggunakan pengeringan oven ( 800 C Selama 5 jam) atau menggunakan cabinet dryer
4.    Menghaluskan ampas yang telah kering sehingga menjadi butiran kecil dan menjadi tepung. Penghalusan menggunkan alat blander ataupun dengan grinder
5.    Menyeraagamkan ukuran partikel teung dengan menggunakan saringan biasa/mesh/tyller

b.     Puding instan
1.    Menyaampurkan bahan tepung labu kuning dengan komposisi lainnya (komposisi  untuk satu kemasan puding labu kuning instan)  yaitu:
-    Maizena : 7 gram
-    Susu Bubuk: 2 gram
-    Karagenan : 2 gram
-    Gula Pasir : 80 gram
-    Tepung labu kuning  : 5 gram
2.    Mengemas produk dengan kemasan sealer dengan bahan kemasan alumunium foil.
                                                               Sirup Asam Jawa
Alat :
1.    Panci
2.    Kompor
3.    Sarigan
4.    Sendok
Bahan :
1.    Buah asam jawa matang yang telah dipisahkan dengan bijinya
2.    Gula jawa
3.    Gula pasir (putih)
4.    Air
Cara pembuatan
1.    Rebus buah asam jawa dengan air menidih hingga sari buah keluar (kurang lebih 30 menit)
2.    Saring dengan menggunkan saringan untuk memisahkan ampas buah asam
3.    Merebus kembali sari asam jawa kemudian setelah mendidih dicampur dengan gula jawa dan gula pasir (perbandingan gula yang digunakan dengan asam jawa 2:1)
4.    Diaduk hingga laruta berubah menjadi kental
5.    Disaring kembali
6.    Sirup dimasukkan dalam botol kemasan 

Cara penyajian :
1. Siapkan gelas, air, es batu dan sirup asam jawa
2. Masukkan sirup asam jawa dan beri air secukupnya ( jika dirasa kurang manis bisa di tambahkan gula putih) kedalam gelas
3. Masukkan es batu dalam larutan air dan sirup asam jawa secukupnya .
4. Jika ingin dinikmati hangat cukup tambahkan air mendidih secukupnya
5. Sirup asam jawa siap dinikmati dingin maupun hangat.


Dua cara pengolahan produk tersebut kami pikir dapat meningkatkan nilai komersial dari kedua produk hasil pertanian tersebut. Dimana labu kuning & buah asam yang biasanya hanya dijual dalam bentuk bahan mentahan, tapi kini masyarakat desa Bumi Anyar dapat mengolahnya terlebih dahulu dan kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Harapan kami adalah apa yang telah kami sosialisasikan dapat dipertahankan dan terus dikembangkan demi kemajuan Desa Bumi Anyar. 


Penulis : AB (PokemonAir)

Belajar & Mengajar Bersama Anak-Anak Desa Bumi Anyar

      Berhari-hari telah kami lalui di desa Bumi Anyar, dan tibalah kami di penghujung waktu liburan sekolah. Waktunya para generasi masa depan desa Bumi Anyar kembali menimba ilmu demi membangun masa depan yang lebih berkualitas. Kami pun cukup antusias untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang kami miliki kepada mereka, sembari berharap apa yang akan kami berikan bisa menjadi tambahan pondasi dari upaya mereka dalam meraih impian yang mereka cita-citakan.


       Program kerja dalam bidang pendidikan pun telah kami susun sedemikian rupa untuk bertatap muka dan berbagi pengetahuan dengan para pelajar di desa Bumi Anyar. Kami juga berharap pihak sekolah atau dewan guru dapat mensuport apa yang akan kami upayakan dalam rangka memberi sedikit sumbangan ilmu kepada anak-anak didik yang sedang mereka bimbing.

       
      Di desa Bumi Anyar sendiri terdapat 3 lembaga pendidikan formal, yaitu SDN Bumi Anyar 1, SDN Bumi Anyar 2, dan SMP Negeri 2 Tanjung Bumi. Tanpa membuang waktu kami pun mendatangi sekolah-sekolah tersebut satu persatu untuk memaparkan program kerja apa saja dalam bidang pendidikan yang sudah kami susun dan akan kami terapkan pada siswa siswi di sekolah-sekolah tersebut. Dan ternyata tanggapan dari para pengajar di 3 sekolah tersebut cukup positif. Kemudian kami membagi personil KKN 10 UTM untuk mengisi program pendidikan kami di 3 sekolah tersebut di hari-hari berikutnya.  

       Antusiasme siswa siswi di sekolah-sekolah yang kami datangi ternyata cukup tinggi. Mereka juga cukup terbuka dan tertarik dengan datangnya kami ke sekolah mereka. Dengan nuansa positif yang ada selama beberapa hari kami membantu para guru mengajar, kami pun merasa nyaman dan cukup menikamti untuk menyalurkan pengetahuan kami kepada para murid. Kami berharap hal baik apapun yang kami berikan bisa dipertahankan dan dapat memberikan manfaat bagi para murid & guru untuk kedepannya.
Penulis : AB (PokemonAir)

Keceriaan Bintang-Bintang Kecil Pesisir Pantai Bumi Anyar

      Hadirnya kelompok KKN 10 UTM di Desa Bumi Anyar tidak hanya menarik perhatian warga dari kalangan dewasa saja, anak-anak setempat pun cukup antusias dengan kedatangan kelompok KKN 10 UTM di lingkungan mereka dengan harapan mendapatkan hal-hal dan wawasan baru yang belum pernah mereka dapatkan dan rasakan sebelumnya. 
    Demi menanggapi respon baik tersebut, kami sedemikian rupa merencanakan dan merancang diadakannya kegiatan yang sekiranya dapat menjawab harapan anak-anak desa setempat terhadap kedatangan kami. Hal yang langsung terpikirkan oleh kami yaitu mengadakan lomba-lomba gembira, seperti yang biasanya diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan NKRI pada bulan Agustus.
 

       Namun berdasarkan perkiraan kami, akan cukup sulit serta menelan waktu & biaya yang cukup besar jika lomba yang akan diadakan ini menargetkan anak-anak di seluruh dusun yang ada di Desa Bumi Anyar. Maka dari itu kami hanya menargetkan untuk mengadakan lomba ini dalam ruang lingkup satu dusun saja, dan dusun lobuk menjadi pilihan kami. Selain karena ada spot pantai yang memadai untuk dijadikan lokasi lomba berlangsung, dari seluruh dusun yang kami kunjungi, dusun lobuk adalah dusun yang mayoritas anak-anak kecilnya masih gemar bermain bersama di luar rumah masing-masing, serta cukup lebih mudah menerima dan beradaptasi dengan kedatangan kami.
 

     Lomba-lomba tersebut kami agendakan akan dilaksanakan pada akhir pekan di minggu ke-2 kedatangan kami di Desa Bumi Anyar. Dan puji syukur kepada Tuhan yang maha Esa, karena berkat limpahan rahmat-Nya, lomba-lomba tersebut dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan serta sesuai dengan ekspektasi dan rancangan yang telah kami buat. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat menjadi kenangan indah bagi bintang-bintang kecil nan ceria di pesisir Pantai Bumi Anyar ini.





Penulis : AB (PokemonAir)

Pantai Bumi Anyar Surga Senja Di Pesisir Perbatasan

     Beberapa hari setelah tiba di Desa Bumi Anyar, KKN 10 UTM berkeliling desa serta berkomunikasi sembari menjalin tali silaturahmi dengan warga desa. Berhari-hari berkunjung ke rumah-rumah warga di desa yang terdiri dari 6 dusun ini, teman-teman KKN 10 UTM banyak bertukar cerita, informasi, dan pengalaman dengan warga setempat. Tak lupa pula warga desa menyampaikan keluh kesah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan agar teman-teman KKN 10 UTM mampu membantu menemukan solusi baru atas masalah-masalah yang selama ini cukup sulit untuk mereka selesaikan. Berbagai masalah dari berbagai bidang kehidupan pun kami tamping dan diskusikan bersama guna mencari solusi baru yang mungkin dapat membantu memecahkan masalah yang selama ini menghantui masyarakat desa Bumi Anyar.

     Salah satu yang kami prioritaskan yaitu di bidang pariwisata. Setelah berkomunikasi dengan masyarakat setempat kami mendapatkan informasi baik dari para warga maupun dari perangkat desa serta kepala desa Bumi Anyar terkait adanya spot pariwisata yang sebenarnya berpotensi menjadi salah satu tempat wisata yang akan mampu menarik banyak wisatawan, yaitu Pantai Bumi Anyar yang terletak di Dusun Lobuk, Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi. Mendengar informasi tersebut, kami segera melakukan suvey langsung ke lokasi pantai yang disebutkan tadi. Dan ternyata benar apa yang masyarakat setempat sampaikan, pantai yang terletak di pesisir utara perbatasan antara Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang ini memiliki hal-hal yang memang berpotensi besar dapat membuat pantai ini menjadi objek wisata yang laris manis akan pengunjung. Air yang jernih, sebagian spot yang masih ditutupi rerumputan, pohon-pohon rindang yang teduh, serta paling utama adalah lokasi matahari terbenam yang ketika waktu menjelang sore akan menjadi spot berfoto yang indah dan dapat menjadi daya tarik para penggemar fotografi terlebih para pecinta senja.

     Satu hal yang sangat disayangkan yaitu tingkat kesadaran dan kepedulian warga dusun setempat terlebih warga sekitar pesisir pantai yang masih rendah akan tingginya potensi wisata yang dimiliki pantai Bumi Anyar. Sejauh ini warga pesisir hanya memanfaatkan pantai Bumi Anyar sebagai tempat pemberangkatan kapal nelayan dan bahkan warga sekitar pantai masih menjadikan pantai Bumi Anyar sebagai lokasi pembuangan sampah akhir, sehingga menurunkan nilai estetika dan keindahan dari Pantai Bumi Anyar itu sendiri. Harapan kami dari kelompok KKN 10 UTM adalah dengan upaya awal kami memperkenalkan indahnya Pantai Bumi Anyar ke dunia luar, dapat menarik perhatian dari banyak pihak seperti para wisatawan, pemernitah daerah, bahkan para investor yang mungkin akan berminat mengembangkan wisata pantai Bumi Anyar. Serta semoga warga setempat semakin sadar diri dan bersemangat dalam menjaga keindahan Pantai Bumi Anyar.




 
Penulis : AB (PokemonAir)

Monday, July 8, 2019

Kelompok 10 KKN Mandiri UTM Desa Bumi Anyar




      Program KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan program yang tersedia pada sistem akademik di hampir setiap universitas di Indonesia. Program ini merupakan ajang bagi teman-teman mahasiswa untuk membuktikan kemampuannya dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan masyarakat secara langsung di desa-desa yang sudah bekerjasama dengan pihak universitas. Program ini umumnya berlangsung selama kurang lebih 30 hari. Selama waktu yang diberikan tersebut teman-teman mahasiswa dituntut untuk dapat menampung keluhan-keluhan dari masyarakat desa serta selanjutnya mampu memberikan solusi atas masalah-malasah tersebut. Selain itu, teman-teman mahasiswa juga diharapkan mampu mengggali potensi terpendam yang dimiliki oleh desa yang mereka tempati, serta mampu mengangkatnya ke permukaan sehingga dapat menjadi suatu produk unggulan desa dan menjadi sumber pemasukan baru bagi warga desa sekitar. 

       KKN di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada semester kali ini dimulai sejak tanggal 1 Juli 2019. KKN kali ini menggunakan sistem KKN mandiri. Jadi teman-teman mahasiswa UTM diberikan kebebasan untuk memilih, baik memilih orang-orang yang akan dijadikan teman kelompok maupun memilih desa yang akan ditempati untuk menjalankan program KKN. Pihak universitas hanya menyediakan daftar nama-nama desa yang sudah melakukan kerja sama dengan mereka, yang bisa menjadi referensi bagi teman-teman mahasiswa untuk menentukan desa tujuan mereka.

       Pada KKN semester kali ini, kelompok 10 KKN mandiri UTM memilih Desa Bumi Anyar sebagai desa yang ditempati untuk menjalankan program-program kerja yang sudah dirancang dalam rangka memenuhi kriteria kelulusan program KKN mandiri 2019 UTM. Desa Bumi Anyar terletak di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Puji syukur kepada Tuhan yang maha esa, karena dengan limpahan rahmatnya , masyarakat desa Bumi Anyar dapat menerima dengan baik kedatangan kelompok 10 KKN mandiri UTM. Harapan kami kelompok 10 KKN mandiri UTM adalah dapat menjalankan semua program yang telah disusun serta dapat memberikan dampak positif yang berujung pada kemajuan desa Bumi Anyar.






Penulis : AB (PokemonAir)